<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Freedom's journal</title>
	<link>http://puang07.blogdetik.com</link>
	<description>Wahai anakku, Puang cahaya dewa bakka mattaliu yang berhati singa, bermata elang. Kibarkan panji-panji islam</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Jun 2008 05:43:47 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>untuk sementara blog ini di non aktifkan</title>
		<description>Berhubung penulisnya lagi sibuk membuat disertasi, biar cepat dapat gelar Doktor maklum ( bayar sendiri) dan tidak dapat BLT (bantuan langsung ....) alias beasiswa RP. 500.000/semester yang di janjikan SBY-JK, seandainya mahasiswa S3 ikut demo BBM kira-kira dapat BLT berapa yaah???

Tapi jangan ajak mahasiswa S3 berdemo, maklum mahasiswa S3 di ...</description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/06/02/untuk-sementara-blog-ini-di-non-aktifkan/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kalau kau punya uang kamu akan berani</title>
		<description>Wahai saudaraku, janganlah kau gantungkan nasibmu kepada mahluk, tapi gantungkan hidupmu kepada Allah Yang Maha Perkasa, hanya kepada-Nyalah kamu miminta petunjuk, mengemis dan berkelukesa, karna Dia yang menciptakanmu Dia mengetahui apa yang layak dan tidak layak kamu lakukan.

Jika engakau masih nekat menggantungkan hidupmu kepada mahluk ciptaan Yang Maha Perkasa, hidupmu ...</description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/05/31/kalau-kau-punya-uang-kamu-akan-berani/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Maafkan aku jenderal, nasionalisme di jiwaku sudah sekarat</title>
		<description>Melihat rakyat berkeringat mengantri BBM
melihat para mahasiswa berdemostrasi memperjuangkan hak-hak rakyat di pukuli seperti maling oleh polisi dan tentara

Betapa naifnya hidup di negeri ini, kami rakyat kecil diajak berhemat, tidak korupsi, jujur, mencintai negeri ini dengan segenap jiwa dan raga, mencintai produk dalam negeri seperti pesan prabowo di iklan TV

Tapi ...</description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/05/19/maafkan-aku-jenderal-nasionalisme-di-jiwaku-sudah-sekarat/</link>
			</item>
	<item>
		<title>wahai perempuan bangkitlah</title>
		<description>wahai saudaraku kaum perempuan yang di hina waktu kau tidak perlu sekuat RA Kartini, yang di rayakan bangsa jawa, setiap tanggal 21 april atau sehebat ibu megawati mantan presiden RI, yang hanya pandai tersenyum dan kering kebijakan Cukup engkau termenung menatap mentari yang meninggalkan senja   Dan bertanya untuk ...</description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/05/13/wahai-perempuan-bangkitlah/</link>
			</item>
	<item>
		<title>wahai perempuan indonesia</title>
		<description>bersatulah melawan tirani  yang membelenggu hak-hak politik kaum wanitajangan mau dieksploitasi
"perempuan dan laki-laki " hanya sebuah kata bercerminlah pada matahari  agar engkau mampu melawan     </description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/05/03/wahai-perempuan-indonesia/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Wahai perempuan</title>
		<description>
  berhentilah berpetualang antara           dapur          pasar         kebun   robek tradisi yang memasung kodratmu bangkitkan roh wanitamu agar mereka tahu "perempuan" hanyalah ...</description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/04/15/wahai-perempuan/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Bersemangatlah</title>
		<description>Aku tidak di lahirkan untuk menjadi barang bekas

Semua yang ingin kita raih dalam hidup ini, tidak datang dengan sendirinya, tapi di perjuangkan. Apa lagi di jaman yang makin sulit ini, orang cenderung berpikir individualis dan menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang diingikannya.

Maka, yang harus kita lakukan agar hidup kita ...</description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/04/02/bersemangatlah/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Ingin kutanam kata</title>
		<description>Apa yang harus kutanam
di sukmamu agar kau tahu
betapa dalam cintaku padamu

Bunga tak lagi
menyimpan rindunya kupu-kupu
puisi cinta tak lagi
alirkan tasik

Ingin kutanam kata di sukmamu
agar terpancar cintaku
di saat kau termenung
menatap mentari
yang meninggalkan senja </description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/03/06/27/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Meraih mimpi</title>
		<description>Bangunlah mimpi yang bersemayam di kepala anda tanpa ada rasa takut dicemohkan, dan beri gambaran di benak anda apa yang ingin anda raih, agar mudah untuk mempersiapkan semua yang diperlukan untuk mewujudkannya secara proaktif.

Dan bergeraklah menuju apa yang anda inginkan tanpa keraguan seperti prajurit yang menuju kemedan perang tanpa sedikitpun ...</description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/02/29/meraih-mimpi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Waktu</title>
		<description> Waktu adalah anugerah Yang di berikan Sang Pencipta untuk kita gunakan meraih mimpi-mimpi, jangan biarkan berlalu dengan sia-sia, memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin, karena setiap orang diberikan waktu yang sama oleh Sang Pencipta, masing-masing 24 jam sehari, bagaimana kita mengaturnya.? Jangan sampai waktu yang mengatur kita, bukan kita ...</description>
		<link>http://puang07.blogdetik.com/2008/02/18/waktu/</link>
			</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.097 seconds -->
