Freedom’s journal

Wahai anakku, Puang cahaya dewa bakka mattaliu yang berhati singa, bermata elang. Kibarkan panji-panji islam

Archive for Februari, 2008

Meraih mimpi

Posted in freedom's journal with tags on 29 Februari 2008 by puang

Bangunlah mimpi yang bersemayam di kepala anda tanpa ada rasa takut dicemohkan, dan beri gambaran di benak anda apa yang ingin anda raih, agar mudah untuk mempersiapkan semua yang diperlukan untuk mewujudkannya secara proaktif.

Dan bergeraklah menuju apa yang anda inginkan tanpa keraguan seperti prajurit yang menuju kemedan perang tanpa sedikitpun ada rasa gentar.

Orang-orang sukses yang berhasil membangun mimpi menjadi kenyataan, selalu mempercayai apa yang dia yakini, orang-orang sukses selalu bertanya pada dirinya, untuk apa saya hadir di dunia ini, apakah hanya menjadi penonton atau menjadi pemain dalam setiap peristiwa.

Syarat yang harus dimiliki untuk membangun sebuah mimpi menjadi kenyataan:

Keberanian
keberanian untuk membuat perencanaan hidup anda, untuk mencapai tujuaan yang ingin anda capai, misalnya ingin memulai usaha sendiri. Jika mengalami kegagalan jangan frustasi, gagal dan berhasil dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Namun, bagaimana menyikapi sebuah kegagalan itu yang penting, pengalaman gagal dapat dipergunakan untuk menemukan kekuatan baru agar bisa meraih kesuksesan kembali.

Sabar
Dapat mengendalikan diri baik secara emosional maupun secara finansial, tidak mengenal kata putus asa, kegagalan-kegagalan dalam hidup harus di jalani sebagai cambuk untuk meraih kesuksesan, tidak tergesa-gesa ingin meraih apa yang ingin dicapai dalam hidupnya dan percaya apa yang diimpikan kelak akan terujud hanya menunggu waktu saja.

Waktu

Posted in freedom's journal with tags on 18 Februari 2008 by puang
Waktu adalah anugerah Yang di berikan Sang Pencipta untuk kita gunakan meraih mimpi-mimpi, jangan biarkan berlalu dengan sia-sia, memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin, karena setiap orang diberikan waktu yang sama oleh Sang Pencipta, masing-masing 24 jam sehari, bagaimana kita mengaturnya.? Jangan sampai waktu yang mengatur kita, bukan kita yang mengatur waktu.

Di era persaingan yang makin ketat ini, kita tidak semestinya menyia-nyiakan waktu karena semua pekerjaan dilakukan secara efektif, maka kita harus pandai-pandai mempergunakannya, misalnya :

- Waktu untuk bekerja,
mengatur jadwal sesuai dengan apa yang ingin kita lakukan dengan mengerjakan tugas berdasarkan prioritas dan selalu bersemangat dalam bekerja.

- Waktu untuk mengembangkan misi pribadi,
berusaha mencapai apa yang dicita-citakan, apa yang ingin dilakukan dan apa yang ingin dimiliki.

- Waktu untuk menyenangkan diri,
dengan melakukan perbuatan yang bebas dari kesia-sian, efektif dan bermakna.

- Waktu untuk mendekatkan diri kepada Maha Pencipta,
yang memberi kita ide-ide brilian dan keberanian untuk bertindak dalam melakukan hal-hal yang besar dan penting.

puisi untuk Tuhan

Posted in freedom's journal with tags on 13 Februari 2008 by puang

Tuhan
Orang-orang tidak lagi rindu makna
yang dikabarkan bahasa langit
karna sibuk mengintai jejak

Tuhan
Orang-orang berzina dengan kata
karna raung kesedihan yang panjang

Tuhan
Orang-orang tak lagi percaya keadilan
di negeri ini
karna tiap hari di suguhi kerak nasi

Tuhan
Berikan cahaya taqwa-Mu
agar tahajjud dan dzikir kami
mampu merobek matahari

potret orang-orang kalah

Posted in freedom's journal with tags on 13 Februari 2008 by puang

Mengapa wajahmu tak lagi melati
disaat jejakmu di pasung waktu

Mengapa kata-katamu
seperti gelombang yang menghantam karang
disaat bidukmu tak bercermin pada bintang

Mengapa kau lena pada kunang-kunang
yang meludahi lenteramu

Bangkitlah
orang-orang yang di hina waktu
robek kabut nasibmu
yang menyelimuti takdirmu

Ciptakan perubahan

Posted in freedom's journal with tags on 13 Februari 2008 by puang

Dunia selalu berubah, dari waktu ke waktu kalau anda anti perubahan, anda akan sirnah ditelan perubahan.

Perubahan hanya dapat di ciptakan dengan cara:
- Adanya keinginan kuat untuk mengubah diri, karena merasa adanya krisis di dalam diri menjadi desakan untuk melakukan perubahan.

- Menciptakan mental kreatif yang di dukung dengan skill, yang menyebabkan perubahan mudah kita raih.

- Menciptakan standar yang tinggi dari yang optimal yang bisa kita harapkan.

- Kita harus menanamkan dalam pikiran bahwa perubahan dapat di ciptakan apa bila kita mempercayai hidup adalah proses, sekecil apapun yang kita lakukan.